Home Berita Nasional Aksi Bersatu Lawan Teroris, Nyalakan Lilin Hingga Donor Darah

Aksi Bersatu Lawan Teroris, Nyalakan Lilin Hingga Donor Darah

47
0
SHARE

Surabaya РTeror serangan bom di Surabaya tidak membuat warga gentar. Sebagai bentuk melawan terorisme, warga pun melakukan berbagai aksi mulai dari donor darah hingga aksi menyalakan lilin.

Ratusan warga Surabaya mendatangi kantor PMI, Jalan Embong Wungu untuk mendonorkan darahnya. Bom di tiga gereja sendiri telah mengakibatkan 43 orang luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

Warga memang sengaja datang untuk mendonorkan darahnya karena ingin membantu para korban. Salah satunya Rudianto (31) warga Sukolilo, mengaku sedih peristiwa bom ini menelan korban jiwa. Dia pun mengajak anak dan istrinya membantu korban luka dengan datang mendonorkan darahnya.

“Ini semoga membantu, saya tidak bisa membantu apapun selain doa dan juga donor yang nantinya mungkin membantu penyembuhan lebih jauh,” ujar Rudiatno.

Jumlah pendonor dilaporkan naik 10 kali lipat dibanding hari-hari biasa. Jika hari biasa hanya ada 25-30 pendonor, maka pada hari Minggu (12/5) kemarin, pendonor mencapai 300 lebih. “Hari ini pendonor sampai pukul 7 malam mencapai 310 orang,” jelas petugas administrasi, Julian kepada¬†detikcom.

Aksi lainnya juga dilakukan CEO deliveringdreams, Coki Tobing. Ia menawarkan tangan dan kaki (prostesis) bagi korban bom gereja secara cuma-cuma.

Coki mengaku bahwa ia ingin memberikan bantuan nyata untuk para korban karena dalam kejadian seperti ledakan bom, tidak menutup kemungkinan para korban selamat bisa saja berakhir dengan luka cukup parah sehingga harus diamputasi.

“Saya mengutuk banget, makanya apa yang bisa saya bantu akan saya bantu di bidang spesialisasi saya. Karena saya tahu kemungkinan besar akan ada amputasi karena efek bom itu. Tapi semoga tidak ada,” ujar Coki.

Aksi seribu lilin sebagai bentuk dukungan untuk melawan terorisme pun digelar di sejumlah kota. Aksi ini juga dilakukan untuk mendoakan korban bom di tiga gereja di Surabaya.

Di Bandung warga menggelar aksi seribu lilin di Lapangan Gasibu. Di Surabaya sendiri, aksi lilin kebersamaan Suroboyo Wani digelar di Tugu Pahlawan dan diikuti oleh tokoh lintas agama.

“Aksi kami menyalakan lilin ini artinya sebenarnya penerangan. Ini simbol bahwa Indonesia yang sedang berada di titik gelap bisa segera menemukan titik terang,” kata pemuka agama Buddha, Bante Teja, dalam orasinya di Tugu Pahlawan.

“Aksi teroris tidak membuat rakyat Surabaya gentar,” timpal Wakil Walikota Surabaya Wisnu Sakti Buana dalam aksi yang sama.

Aksi solidaritas juga digelar di Solo, Jawa Tengah. Warga menyalakan lilin dan berdoa bersama untuk korban bom gereja di Surabaya. Dalam aksi tersebut mereka juga mendoakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta hilangnya aksi-aksi terorisme di Indonesia.

sumber: detikcom

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here